Archive for the ‘My Story’ Category

H-330 : Gedung Resepsi Pernikahan

Posted: 30 January 2017 in My Story

Assalamu’alaikum….

Nah… dari judulnya aja sudah kebayang kaaannn kalo saya mau bahas apa?

Exactly.. H-330 adalah hari dimana kami fix memilih sekaligus menentukan gedung mana yang akan kami gunakan untuk acara resepsi pernikahan.

 

Gedung… oh gedung…

Sebenarnya awalnya saya pribadi tidak pernah terpikir sedikitpun akan berencana melaksanakan resepsi pernikahan di gedung, tetapi kanjeng mami alias ibu saya memberikan gambaran berbandingan apa dan bagaimana efeknya jika resepsi dilaksanakan di rumah maupun di gedung. Dan kemudian gambaran-gambaran tersebut membuat saya semakin berfikir lebih jauh… 😀

(more…)

Advertisements

Wedding Preparation

Posted: 10 January 2017 in My Story

Anw, tanggal pernikahan kami sudah ditetapkan, Insyaa Allah akan dilaksanakan hari Minggu tanggal 3 Desember 2017.

Kenapa 3 Desember 2017…?

Beberapa minggu telah berlalu terhitung dari tanggal kami lamaran, memang pada saat lamaran, kami tidak langsung memutuskan untuk menetapkan tanggal pernikahan kami. Tanggal itu baru diperoleh sekitar 2 mingguan setelahnya.

Pertama-tama, jujur saja saya pribadi tidak terlalu ambil pusing soal itung-itungan jawa dalam pernikahan, karena saya pribadi berkeyakinan bahwa semua hari itu baik sesuai ajaran agama yang saya yakini yakni Islam. Begitu juga mas Restu, kalau bisa dituruti ya dituruti, tapi kalau tidak bisa ya tidak memaksakan harus mengikuti hasil dari itung-itungan.

(more…)

One Step Closer

Posted: 14 December 2016 in My Story

Assalamu’alaikum…

Saya datang lagi untuk berbagi cerita, ntah itu berbagi pengalaman atau malah curhat.. hhehe.. tergantung persepsi masing2 ya.

I’m not a type of person who believes that love can be found in Social Media.”

Ya, ideologi tersebut mungkin berhasil di beberapa orang. Namun juga jangan lupa, “love can be found everywhere” dan segala yang kelihatannya tidak mungkin malah menjadi jelas.

Aku dan Mas Restu merupakan sepasang orang asing awalnya. Super asing mungkin. Gimana nggak kalau tiba-tiba kamu menemukan message di akun Facebook dari orang asing dan iseng. Aku nggak nyangka dari keisengan malah menjadi serius seperti sekarang ini. Siapa sangka keisengan di Facebook membawa kami hingga seperti sekarang. Bahkan kami sudah menjalani hubungan hampir 5 tahun. Hehehe.. sudah cukup aku rasa flashdisk… eh….flashback nya. 😀

Well…

Alhamdulillah, finally the engagement day has come, dimana cowoku dan keluarganya datang ke rumah buat melamarku. Sejak awal kedatangan mas Restu beserta keluarga, seluruh proses, hingga akhir acara berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan.. yaah… walaupun sedikit terselip rasa haru di dalamnya tapi suasana kebahagiaanpun tetap terpancar.

(more…)

Why You

Posted: 22 November 2016 in My Story

Hey you, Thank you for coming in my life and made me feel a sense of the most beautiful in the world, which is love.

Some times you ask me, why I love you so much?

Not only you, even the people around me said the same thing. in their eyes, you and me as a great surprise that surprising.

(more…)

How We Are

Posted: 27 August 2016 in My Story

Waktu pun terus berjalan.  Ntah kenapa hari demi hari serasa cepat berlalu saat bersama dia. Kisah saya sesungguhnya tak se-indah FTV atau se-mengharu biru drama korea. Yah namanya juga hidup di dunia nyata, bukan di dunia imajiner yang bisa kita tuliskan jalan hidup kita seenak hati seperti membuat sebuah skenario film. Ngomong-ngomong soal skenario film, sebenarnya perjalanan hidup manusia bisa dibilang juga berskenario, akan tetapi sang penulis naskah drama bukan seorang manusia. Tetapi Tuhan Yang Maha Segalanya yang membuat indah kisah hidupku.

Begitu banyak hal yang kami (saya dan mas) lewati, tidak melulu suka, senang dan bahagia, tetapi terkadang juga ada sedih, galau, pertengkaran kecil yang kami lalui. Sedih, sakit, galau, dan pertengkaran bukan menjadi alasan bagi kita untuk tidak bersyukur, justru dengan kita ‘pernah’ merasakan kekurangan, maka kita akan bisa merasakan syukur yang begitu besar saat Tuhan memberi kelebihan. Ada yang bilang “bahagia itu pilihan” ya, benar… saya pun sependapat dengan kalimat itu. Bahagia itu pilihan, tergantung dari bagaimana kita memahami sebuah permasalahan dan tergantung dari seberapa besar rasa syukur kita atas apa yang kita miliki sekarang. Itu lah tadi “bersyukur”.

Aku bersyukur memiliki Bapak Ibu serta adik yang luar biasa sayang dan perhatian kepadaku. Jika kalian ingin tau mereka, kalian bisa buka menu ”My Profil” 😀 . Tapi disini yang akan saya bahas adalah orang lain di luar lingkup keluarga, karena kalau membicaran keluarga sudah pasti mereka NUMERO UNO. Yang saya bahas disini adalah mas, yang kehadirannya dalam kehidupan saya juga sangat saya syukuri, sebab dia juga tak kalah sayang dan perhatian dari keluarga saya (eh tapi.., masih kalah sih). Oke deh, saya ralat kalimatnya “yang sayang dan perhatian No.2 setelah keluarga” hhehe~ piss ya mas..

(more…)