Dari Sini Cinta Bersemi

Posted: 16 August 2016 in My Story

Assalamualaikum… kali ini saya tidak akan memposting sesuatu yang berhubungan dengan komputer maupun dagangan, hehehe (~.~ ). Melainkan saya akan flashdisk (eh salah, maksudnya flashback) kepada kisah pribadi saya. Mungkin bisa dibilang love story lah yaa..

Kisah kami dimulai dari tanggal 30 Desember 2011. Sekitar lebih dari 4 tahun yang lalu terhitung dari postingan ini diterbitkan. Saat itu saya memutuskan untuk menjalin hubungan yang setingkat lebih serius dari sebuah pertemanan, bahasa gaulnya itu ya pacaran XD

Alasan saya menerimanya sebagai seseorang yang statusnya lebih dari sekedar teman bukanlah hal yang simple, bukan juga karena “dari pada jomblo”. No, saya bukan tipikal seperti itu. Sejujurnya saya ini termasuk tipikal cewek yang penuh dengan pertimbangan kalo soal urusan menerima orang lain untuk menjadi pasangan saya. Mungkin saat saya menulis hal ini dia pun tak mengerti apa alasannya. Hwehehe..~

Jika diungkapkan dengan kata-kata yang simple mungkin bisa dengan sebutan “sreg” dalam bahasa jawanya, kalo di terjemahkan dalam bahasa indonesia “klik” 🙂 . Tapi jika dijabarkan dalam beberapa rangkaian kata yang menjadi kalimat mungkin yang saya rasakan saat itu adalah dia good looking lah, walaupun masih yang standart ya., bukan yang waow banget gitu XD, style berpakaiannya ga neko- neko (memang sih pepatah yang mengatakan jangan melihat isi buku dari sampulnya itu masuk akal, tapi TERKADANG daya tarik sebuah buku terdapat pada cover-nya jika covernya menarik dan kita bisa mendapatkan “sedikit” gambaran isi buku tersebut melalui sinopsis yang tertera pada cover tersebut. Lagipula, tidak ada orang ‘sehat’ yang melihat buku dengan cover gambar dewasa akan berfikir bahwa isinya adalah majalah anak – anak. So, itulah… cover bisa membantu menilai tetapi tidak untuk menghakimi yaa…*this is my own opinion, it can be different with yours*), dan pastinya his personality. Sejauh saya mengenal dia sebelum memutuskan untuk berpacaran sih sebenarnya hanya hal – hal tersebut yang bisa saya nilai. Selebihnya soal lain seperti attitude, seperti apa keluarganya, gimana kebiasaannya, apa pekerjaan dia, dll belum lah., namanya jg baru kenal beberapa bulan sebagai seorang teman langsung di tembak gitu aja.

Sebenarnya dia ini kakak kelas atau bisa dibilang senior saya. Kami menuntut ilmu di perguruan tinggi yang sama dengan jurusan yang sama pula yaitu di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Saat itu saya masih semester 1 dan dia semester 3. Setelah kami memutuskan untuk jadian, kami tidak punya panggilan sayang khusus seperti pasangan lainnya mungkin seperti mimi pipi, mama papa, mbul endut, tembem chubby dll. Saya hanya memanggilnya dengan sebutan “mas” dalam bahasa jawa yang artinya “kakak” sebab memang selain dia lebih senior dari saya, dia juga lebih tua dr saya dari segi umur :D. Dia sendiri memanggil saya dengan sebutan “nutt” sebab di rumah saya, dia sering mendengar saya dipanggil dengan sebutan itu oleh orang tua saya mangkanya dia ikut-ikutan (-__-)

Ya.. begitulah, Yang jelas kami yang sekarang berbeda dengan kami yang dulu. Tapi kebahagiaan kami tidak berubah. ^_^

Advertisements
Comments
  1. rionaldi_ga says:

    aku serasa membaca cerpen :v hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s